Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada program studi S1 Akuntansi adalah dokumen perencanaan akademik terstruktur yang ditetapkan dan dikembangkan oleh dosen untuk menjadi panduan pelaksanaan pembelajaran selama satu semester. RPS berfungsi sebagai “peta jalan” yang merinci arah, tujuan, materi, metode, hingga sistem evaluasi dari suatu mata kuliah.
Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), sebuah RPS umumnya mencakup elemen-elemen esensial berikut:
- Identitas Mata Kuliah: Meliputi nama mata kuliah, kode mata kuliah, rumpun keilmuan, bobot SKS, semester, prasyarat (jika ada), dan nama dosen pengampu.
- Capaian Pembelajaran: CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan): Target kompetensi profil lulusan S1 Akuntansi yang dibebankan pada mata kuliah tersebut (misalnya: sikap profesional, keterampilan menyusun laporan keuangan sesuai SAK, atau kemampuan melakukan analisis data kuantitatif). CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah): Kemampuan spesifik yang diharapkan dikuasai mahasiswa setelah menyelesaikan mata kuliah tersebut.
- Deskripsi Singkat Mata Kuliah: Ringkasan mengenai esensi dan topik utama yang akan dipelajari, mencakup landasan teori dan aplikasi praktisnya dalam profesi akuntan.
- Materi Pembelajaran (Bahan Kajian): Rincian topik yang akan dibahas pada setiap pertemuan (minggu ke-1 hingga minggu ke-16, di mana minggu ke-8 biasanya dijadwalkan untuk UTS dan minggu ke-16 untuk UAS).
- Metode & Bentuk Pembelajaran: Pendekatan instruksional yang digunakan dosen, seperti ceramah, Case-Based Learning (studi kasus perusahaan), Project-Based Learning, diskusi kelompok, atau praktikum laboratorium (misalnya menggunakan software statistik seperti SPSS/STATA untuk mata kuliah terkait riset).
- Alokasi Waktu: Rincian waktu yang dibutuhkan untuk pembelajaran tatap muka, penugasan terstruktur, dan belajar mandiri.
- Kriteria, Indikator, dan Bobot Penilaian: Penjelasan transparan mengenai proporsi nilai akhir (misalnya: Tugas 20%, Kuis 10%, UTS 30%, UAS 40%) beserta rubrik penilaiannya.
- Daftar Referensi: Literatur wajib dan pendukung yang digunakan, termasuk buku teks utama, jurnal ilmiah terakreditasi (misalnya artikel dari SINTA), standar akuntansi yang relevan (PSAK), hingga regulasi pemerintah.